Faktor yang Mempengaruhi Niat Membeli Rumah di Jabodetabek Menurut Teori Model Perilaku Pembeli

  • Abdullah Aljufri Program Magister Manajemen, Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Universitas Prasetiya Mulya JL. RA. Kartini (TB Simatupang), Cilandak Barat Jakarta Selatan, Jakarta 12430, Indonesia
  • Alyshia Amalia Meidhani Program Magister Manajemen, Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Universitas Prasetiya Mulya JL. RA. Kartini (TB Simatupang), Cilandak Barat Jakarta Selatan, Jakarta 12430, Indonesia
  • Hans Adriel Program Magister Manajemen, Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Universitas Prasetiya Mulya JL. RA. Kartini (TB Simatupang), Cilandak Barat Jakarta Selatan, Jakarta 12430, Indonesia
  • Ricardo Wijaya Limas Program Magister Manajemen, Sekolah Bisnis dan Ekonomi, Universitas Prasetiya Mulya JL. RA. Kartini (TB Simatupang), Cilandak Barat Jakarta Selatan, Jakarta 12430, Indonesia
Keywords: Intensi Pembelian Rumah, Persepsi Pembeli, Atribut Perumahan, Jabodetabek

Abstract

Pengembang perumahan di Jabodetabek seringkali menyediakan rumah hanya berdasarkan faktor ekonomi masyarakat sekitar tanpa mempelajari minat dan preferensi dari pelanggan, sehingga seringkali terjadi ketidakpuasan tersembunyi dari para pembeli rumah karena para pengembang tidak dapat menyediakan sebuah rumah yang menjawab kebutuhan tersembunyi mereka. Diperlukan sebuah pemahaman yang baik terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pelanggan dalam membeli rumah sehingga dapat menguntungkan kedua belah pihak baik pengembang maupun pembeli. Riset ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi pelanggan dalam membeli rumah. Konsep persepsi terdiri atas atribut-atribut yang melekat pada sebuah rumah seperti; fitur didalam rumah, luas ruang hidup, jarak / aksesibilitas, dan lingkungan. Hasil dari konsep tersebut mengarahkan ke sebuah intensi untuk membeli rumah. Selain itu, terdapat beberapa variabel lain yang dimasukkan ke dalam riset ini yaitu takhayul-nomor dan hantu, nama developer, dan pendanaan. Tujuan dari riset ini adalah untuk menguji atribut-atribut rumah apa saja yang berpengaruh terhadap munculnya intensi membeli rumah. Berdasarkan dari 212 responden dewasa yang telah bekerja memiliki sebuah temuan yang menyatakan bahwa fitur rumah, pendanaan, aksesibilitas, lingkungan, ruang hidup, kredibilitas developer memiliki hubungan positif dengan intensi pembelian rumah sedangkan aspek takhayul tidak mempengaruhi intensi seseorang dalam membeli rumah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adair, A., Berry, J., & McGreal, S. (1996). Valuation of residential property: Analysis of participant behaviour.
Journal of Property Valuation & Investment, 14(1), 20-35.
Cerny, C.A., & Kaiser, H.F. (1977). A Study of a Measure of Sampling Adequacy for Factor-Analytic Correlation
Matrices. Multivariate Behavioral Research, 12(1), 43-47.
Cheng, F. F. & Cheok, J. (2008). Importance of Branding for Property Developers in Malaysia. Sunway Academic
Journal, 5, 65-81.
Chi Man Hui, Eddie. 1999. Willingness To Pay For Better Housing in Hongkong: Theory and Evidence (Of Dweling
Space). Urban Studies Vol. 36 no. 2, 289-304.
Fortin, N. M., Hill, A. J., & Huang, J. (2014). Superstition in the Housing Market. Economic Inquiry, 52(3), 974993.
Gasperz. and Vincent. (1997). Membangun Tujuh Kebiasaan Kualitas Dalam Praktek Bisnis Global. Jakarta:
Gramedia Pustaka Utama.
Maclennan, D. (2002). The Review of Scotland’s Cities. Edinburgh: Her Majesty’s Stationery Office.
McCarthy, E. J., & Perreault Jr., W. D. (1993). Basic Marketing (11th ed.). Boston: Irwin. Mills, T. (2000). Customer
Care – Are You Doing Enough? Housebuilder, October.
Neufert, E., Neufert, P., Kister, J., Neufert, E. and Neufert, E. (2012). Architects’ Data. Oxford: Wiley-Blackwell.
Ozaki, R.(2002). Housing as a reflection of culture: Privatised Living and Privacy in England and Japan. Housing
Studies, 17, 209-227.
Peter, J. and Olson, J. (2010). Consumer Behavior & Marketing Strategy. Boston: McGraw-Hill Irwin.
Razak, I., Ibrahim, R., Hoo, J., Osman, I., & Alias, Z. (2013). Purchasing Intention Towards Real Estate Development
in Setia Alam, Shah Alam: Evidence from Malaysia. International Journal of Business, Humanities and
Technology, 3(6), 66-75.
Schiffman dan Kanuk (2000). Perilaku Konsumen. Jakarta: PT. Indeks Gramedia
Sengul, H., Yasemin, O., & Eda, P. (2010). The Assessment of the Housing in the Theory of Maslow’s Hierarchy
of Needs. European Journal of Social Sciences, 16(2), 214-219.
Shogren, Jason F., Shin, Seung Y., Hayes, Dermot J., and Kliebenstein, James B., (1994). Resolving Differences
in Willingness to Pay and Willingness to Accept . The American Economic Review Vol. 84, No. 1
Snedecor, George W. and Cochran, William G. (1989), Statistical Methods, Eighth Edition, Iowa State University
Press.
Swartz, T. & Brown, S. (1989). A Gap Analysis of Professional Service Quality. Journal of Marketing, 53(2), 92-98.
Tan, T. H. (2011). Determinants of Housing Satisfaction in Klang Valley, Malaysia. School of Business Occasional
Paper Series, 2. http://eprints.sunway.edu.my/117/
Published
2021-11-12
How to Cite
Aljufri, A., Meidhani, A., Adriel, H., & Limas, R. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Niat Membeli Rumah di Jabodetabek Menurut Teori Model Perilaku Pembeli. PERWIRA - Jurnal Pendidikan Kewirausahaan Indonesia, 4(1), 1-12. Retrieved from https://perwiraindonesia.com/eJournal/index.php/perwira/article/view/46